|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Partai Pemuda Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Nasional di Jakarta mulai 9-11 Januari 2009. Rapat ini membahas perkembangan strategis partai dan calon-calon presiden yang akan didekati.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mencium adanya operasi intelijen terhadap partainya. Operasi ini dilakukan intelijen asing yang menyebarkan kabar tidak sedap tentang partai bernomor 8 ini.
"Kalau sinyalemennya, ada upaya dari intelijen asing yang mencoba untuk memberikan berita yang kurang baik terhadap PKS," ujar anggota FPKS Suripto di sela-sela RDP antara Komisi III dengan KPK di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/2/2009).
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah memberikan lampu hijau bagi kemungkinan penggunaan dropping box dalam pemilu mendatang di luar negeri. Terutama di negara-negara yang menjadi mayoritas tujuan WNI, seperti Malaysia.
Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai suara terbanyak akan menimbulkan persoalan baru bagi caleg yang tidak siap. Jika Pemilu 2004 banyak caleg yang gila akibat terlalu menghamburkan dananya untuk kampaye. Sistem suara terbanyak dalam Pemilu 2009 akan semakin membuat caleg yang gagal menjadi gila dan nekat bunuh diri.
"Permainan politik sekarang itu begitu keras. Kompetisinya sangat tajam dan brutal. Kalau orang tidak berhitung dan gagal, nanti akan banyak orang gila dan bunuh diri setelah pemilu usai," kata Arbi pada detikcom, Kamis(5/2/2009).
Kalangan PDIP menilai langkah Presiden SBY menghembuskan isu asal bukan capres S (ABS) di lingkungan TNI sebagai strategi kampanye. Tujuannya membentuk opini publik bahwa dirinya sosok yang dizalimi. Strategi ini sukses mengangkat citra SBY pada Pilpres 2004 silam.