Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agung Laksono menyesalkan iklan Partai Demokrat (PD) yang mengklaim sendirian keberhasilan pemerintah 3 kali menurunkan harga BBM. Dia pun mempertanyakan program "Bersama Kita Bisa" yang selama ini dikumandangan SBY.
"Kalau mengerti menjalankan koalisi, ya, hargailah yang ikut koalisi. Kalau klaim mengklaim sebaiknya supaya lebih simpatik, bersama-sama. Kan kerjanya bareng, 'bersama kita bisa'. Maka, ketika berhasil, itu juga perlu dikumandangkan," kata Agung.
Hal itu disampaikan dia kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/1/2008).
Menurut Agung, baik kegagalan maupun kesuksesan, jika sudah berkoalisi dengan membentuk kabinet, tentunya hal itu menjadi usaha bersama. "Kalau menghargai semua, milik bersama lah," tandasnya.
Kendati demikian, Agung tidak menyarankan iklan itu ditarik oleh Demokrat. "Ya, kita serahkan kepada mereka lah," pungkasnya.
Iklan Demokrat itu muncul di media TV beberapa hari lalu. Iklan PD menyatakan pertama kali dalam sejarah BBM turun 3 kali. Seorang model mengulang-ulang kalimat 'BBM turun' sampai 3 kali. Setelah itu ada seorang sopir angkot yang menyatakan 'terimakasih Pak SBY'.
Sementara melalui iklan media cetak, PD menulis akan terus mendukung kebijakan pemerintah Presiden SBY yang menurunkan harga hingga tiga kali. Dalam iklan tersebut dimuat tanggapan dari sopir angkot, nelayan dan petani seputar turunnya harga BBM.
Sumber : detiknews.com



