Username
Password
Buat Account
Reset password

POLLING

Siapakah Calon Presiden Pilihan Anda?
Susilo Bambang Yudhoyono
Megawati Soekarno Putri
Jusuf Kalla
Prabowo
Laksamana Sukardi
Wiranto
Hamengkubuono
Hidayat Nur Wahid
Gus Dur
Akbar Tandjung

Contact Us
Hadi Suwantoro

Minggu, 23 November 2008

Budaya Jawa Timur Reog Ponorogo

Kesenian dari kabupaten Ponorogo yang terkenal dengan atraksi Dadak Merak dan Bujangganong (Pujangga Anom). Kesenian reog ini juga identik dengan warok – warok yang biasanya menari mengikuti iring - iringan reog. Kesenian ini sering ditampilkan dalam bermacam even untuk memeriahkan acara – acara tersebut. Kesenian ini berawal dari legenda masyarakat Ponorogo tentang singa jadi – jadian yang bermahkotakan burung merak. Dikisahkan di Kerajaan Bantarangin yang kala itu tampuk pimpinan dipegang oleh Raja Muda yang gagah, tampan dan terkenal sakti mandraguna, yang memimpin dengan arif Bijaksana, dialah Prabu Klana Sewandana.

 

Melalui Patih Pujangga Anom, Klana Sewandana ingin meminang Dewi Songgolangit Putri Kerajaan Kediri. Meski berwajah buruk namun Pujonggo Anom adalah seorang Patih yang sakti, luhur budi, banyak akal, cekatan, gesit, dan lucu. Prabu Singo Barong dari Lodaya-pun ingin meminang Putri Kediri yang terkenal cantik jelita itu. Untuk menolak halus lamaran kedua Raja, Dewi Songgolangit meminta syarat diberikan tontonan yang belum pernah ada, 144 ekor dengan pasukan berkuda dan binatang berkepala dua yang pandai menari. Mengetahui Prabu Klono Sewandono dapat memenuhi permintaan Dewi Sanggalangit, Prabu Singo Barong ingin merebutnya, terjadilah perang. Prabu Klana Sewandana luka parah dan mukanya ditutup dengan topeng Kencana. Akhirnya Singo Barong lumpuh dan bertekuk lutut dengan sabetan “PECUT SAMANDIMAN” dari Prabu Klono Sewandana. .

Anda bisa mendaftarkan profil secara langsung atau Silahkan kirimkan profil ke admin@infocaleg.com