Ketua Dewan Penasehat PDIP Taufiq Kiemas (TK) memuji-muji Rizal Ramli yang telah berani berpartai. Rizal berhasil menggalang 15 partai politik yang dihimpunnya dalam Blok Perubahan. Rizal pun makin bersemangat mencapreskan diri.
"Saya kira saya betul-betul mendapat semangat yang lebih besar, karena dukungan dari abang saya ini, bahwa perubahan memang harus dimulai," kata Rizal dalam konferensi pers bersama TK di Rumah Perubahan, Jl Panglima Polim, Jakarta Selatan, Kamis (6/3/2009).
"Penyusunan koalisi, Blok Perubahan, merupakan awal dari sejarah kebangkitan dan kejayaan bangsa Indonesia," lanjutnya.
Pada kesempatan tersebut, Rizal mengucapkan terima kasih kepada TK, yang merupakan suami Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu. TK-lah, kata Rizal yang membuatnya memilih berpolitik praktis. Sebelumnya, dia merasa menikmati hidup sebagai profesional.
"Jadi memang sejak lama, bang Taufiq mengajarkan kepada saya, jangan jadi profesional saja. Jangan jadi massa mengambang. Harus benar-benar bersikap dan bergabung dengan partai," ungkap Rizal.
Menurut Rizal, kesadarannya makin tumbuh ketika dia berkeliling Indonesia untuk melihat masyarakat secara langsung. Dia mengaku bertemu dengan masyarakat dari berbagai latar belakang, seperti petani, buruh, nelayan, yang mana kondisi mereka cukup menyesakkan dada.
"Saya marah, karena bagaimana negara yang kaya ini ternyata rakyatnya banyak yang menjadi gembel," jelasnya.
Atas dasar itulah, lanjut Rizal, semangat untuk maju sebagai capres muncul. Niat dia untuk mengubah keadaan itu semakin kuat sehingga Rizal terjun ke dunia politik praktis. Dari keputusannya itulah, Rizal mendeklarasikan diri sebagai calon presiden dan mengumpulkan 15 partai politik.
"Saya akhirnya memutuskan untuk berbuat sesuatu. Kita kumpulkan 15 partai, untuk mengubah nasib rakyat kita. Bukan hanya gonta-ganti presiden saja, tapi nasib rakyat jadi lebih baik," pungkasnya.
Sumber : detiknews.com



