Pemilu Legislatif tinggal menghitung hari. Namun masih banyak Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang disinyalir masih rawan keamanan.
"Ada 82.000 TPS yang dikategorikan rawan keamanan," ujar Menkopolhukam Widodo AS saat rapat dengar pendapat dengan Komisi I DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (2/3/2009).
Dari jumlah tersebut, sekitar 61.705 TPS masuk dalam kategori rawan I dan 20.501 TPS rawan II. "Kalau yang masuk kategori aman sekitar 530 ribuan TPS," imbuhnya.
Widodo menambahkan, daerah yang termasuk kategori rawan I adalah daerah perbatasan. Alasannya, di wilayah tersebut kemungkinan banyak gangguan keamanan secara geografis.
"Untuk kategori rawan II merupakan TPS di wilayah rawan konflik dan kriminal," tambahnya.
Saat ini, kata Widodo, pihaknya sudah mempersiapkan 371.614 polisi dan 24.260 TNI untuk mengamankan daerah rawan tersebut. Selain itu, ada juga 1.200.000 personel satuan pelindung masyarakat yang berasal dari kalangan sipil.
"Kita juga kerjasama melalui sentra penegakan hukum terpadu, akan melibatkan TNI Polri Bawaslu dan Kejagung," pungkasnya.
Sumber : detiknews.com



