Kampanye terbuka Pemilu 2009 digelar 16 Maret. Pejabat negara diimbau agar tidak mencampuradukkan urusan dinas dengan kampanye.
Imbauan itu disampaikan Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir dalam siaran persnya, Senin (9/32009).
"Saya minta kepada presiden, wakil presiden, dan pejabat negara selaku pejabat publik untuk tidak memanfaatkan jabatannya untuk berkampanye," kata SB.
SB meminta para pejabat seharusnya lebih memberikan perhatian yang serius kepada masyarakat akibat krisis ekonomi global dan bencana alam.
Menurut dia, urusan kampanye partai lebih baik dilakukan oleh para pengurus partai yang lainnya yang bukan pejabat publik.
"Serahkan urusan kampanye kepada pengurus partai yang lainnya saja. Pejabat negara harus lebih fokus kepada kepentingan rakyat," ujarnya.
Sumber : detiknews.com



