Username
Password
Buat Account
Reset password

POLLING

Siapakah Calon Presiden Pilihan Anda?
Susilo Bambang Yudhoyono
Megawati Soekarno Putri
Jusuf Kalla
Prabowo
Laksamana Sukardi
Wiranto
Hamengkubuono
Hidayat Nur Wahid
Gus Dur
Akbar Tandjung

Contact Us
Hadi Suwantoro

Sabtu, 31 Januari 2009

SBY Isukan ABS Agar Terkesan Dizalimi

Kalangan PDIP menilai langkah Presiden SBY menghembuskan isu asal bukan capres S (ABS) di lingkungan TNI sebagai strategi kampanye. Tujuannya membentuk opini publik bahwa dirinya sosok yang dizalimi. Strategi ini sukses mengangkat citra SBY pada Pilpres 2004 silam.

Demikian kata Ketua DPP PDIP Effendi Simbolon menjawab pertanyaan wartawan yang mencegatnya di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Jumat (30/1/2009).

"Sebetulnya nggak ada itu (ABS di TNI), tapi agar tekezan dizalimi maka isu itu dibuat," ujar dia.

Menjelang hari-H Pemilu 2004 lalu, SBY mengundurkan diri sebagai Menko Polhukam kabinet pemerintahan Megawati Soekarnoputri. Sejak itu timbul opini bahwa SBY dizalimi dan menggaet banyak simpati dari masyarakat.

"Akibat citra itu SBY sukses mengalahkan Megawati yang incumbent di Pilpres 2004. Sekarang ini kan pengulangan saja. Modusnya mirip," sambung caleg nomor 1 PDIP untuk Jakarta Selatan ini.

Sejak SBY mendirikan Partai Demokrat (PD) pada pertengahan 2003, hubungannya dengan Megawati menjadi tegang. Selaku Menko Polhukam, SBY mengaku sering dipersulit menemui Presiden Mega walau untuk urusan pekerjaan sekalipun.

Suasana kerja yang mulai tidak kondusif ini yang akhirnya mendorong SBY mengajukan pengunduran diri. Hingga kini tidak ada komentar apa pun dari Mega tentang pengunduran diri SBY, tapi Taufiq Kiemas kala itu menjuluki SBY sebagai 'Jenderal Cengeng'.

Julukan dari Sang Suami itu ternyata menjadi bumerang bagi karir politik Sang Istri.

Sumber : detiknews.com

Anda bisa mendaftarkan profil secara langsung atau Silahkan kirimkan profil ke admin@infocaleg.com