Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) H. Wiranto, SH mengatakan dirinya rela sisa usianya diwakafkan demi rakyat untuk perubahan nasib bangsa yang tercinta ini. "Saya hidup bersumpah untuk rakyat," kata Wiranto saat orasi pada deklarasi Gerakan Nasional Relawan Pusat Operasi Penggalangan dan Sosialisasi (POS) Wiranto di Serang, Banten, Kamis (18/12).
Wiranto menyatakan dirinya merasa terpanggil untuk perubahan bangsa ini agar lebih baik juga dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat. Menurut Wiranto, kekayaan dan potensi alam yang ada di Indonesia sangat melimpah, namun di daerah Serang masih ada orang yang makan nasi aking. Wiranto mengaku pada saat ke Serang beberapa waktu yang lalu makan nasi aking dengan warga. “Padahal nasi aking itu untuk makan bebek,” kata Wiranto.
Bila kita mengingat masa lalu, ungkapnya, perjuangan para pendahulu – founding father, mereka berjuang menggapai kemerdekaan dengan mengorbankan diri sampai titik darah penghabisan. Mereka meninggalkan amanah, “Peliharalah negeri ini agar dapat mensejahterakan bangsa ini,” jelas Wiranto.
Wiranto mengharapkan ke depan diperlukan pemimpin yang memiliki hati nurani rakyat, sehingga rakyat benar-benar dapat menikmati arti kemerdekaan. Selama merdeka 63 tahun masih banyak kemiskinan serta pengangguran, lahan para petani banyak tergusur oleh gedung-gedung, perumahan dan mall. Mereka hanya jadi buruh miskin. Bahkan akhir-akhir ini dikejutkan kelangkaan pupuk, elpiji dan minyak tanah.
Sebetulnya, rakyat ingin adanya perubahan agar hidup lebih adil dan sejahtera serta mampu mewujudkan bangsa yang mandiri. Wiranto bertekad ingin mewujudkan negara Indonesia yang tercinta ini aman, damai dan sejahtera.* (AJ, AS, HS)
Sumber : Hanura.Com



