NO.URUT : 6
Partai Barisan Nasional
Singkatan : BARNAS
Asas : Pancasila
Tgl Berdiri : 1 Oktober 2007
Ketua umum : Vence Rumangkang
Sekjen : Komjen.Pol.(Purn.) Dadang Garnida SH, MBA
Alamat : Jl. Gunawarman No.32, Kebayoran Baru
Website : http://www.partaibarnas.org
Keterangan :

VISI :

Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Umum, Khususnya di bidang Ekonomi, Kesehatan, Pendidikan, dan bidang usaha.

MISI :

    • Mempertahankan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, sebagai dasar negara Republik Indonesia, sesuai perkembangan Demokrasi, sesuai Jati diri Bangsa Indonesia.
    • Mendukung pengembangan Demokrasi sesuai dengan tatanan kehidupan Bangsa Indonesia.
    • Meningkatkan Jati Diri Bangsa dengan tetap mempertahankan rasa persatuan dan kesatuan Bangsa untuk keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
    • Menciptakan usaha-usaha mandiri dan mengupayakan Bina Usaha Kecil, Menengah dan Koperasi.
    • Meningkatkan kebutuhan pendidikan dan latihan baik pendidikan formal, informal, kursus maupun pelatihan kerja dan bidang kesehatan.
BERITA ACAK
Sabtu, 31 Juli 2010
Kode Etik Caleg untuk Basmi 'Kepinding'

Badan Pengawas Pemilu mengungkapkan ada gejala kepinding dalam selimut atau teman makan teman di dalam partai akibat putusan Mahkamah Konstitusi yang menetapkan suara terbanyak. Partai Golkar ternyata sudah menyiapkan obatnya: kode etik calon legislator.

Sabtu, 31 Juli 2010
Keluarga Cendana Dukung Prabowo Jadi Capres

Keluarga Cendana mendukung pencalonan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai presiden pada Pemilu 2009. Mereka ingin Prabowo meneruskan jejak pemerintahan presiden Soeharto.

Sabtu, 31 Juli 2010
SBY Diminta Tak Perlu Panik Dengan Gerakan ABS

Langkah Presiden SBY yang mengumpulkan petinggi TNI/Polri pada Kamis, 29 Januari kemarin, guna memperoleh penegasan soal netralitas TNI/Polri dalam pemilu 2009 merupakan hal wajar. Namun demikian, karena langkah SBY itu dilakukan menjelang pemilu 2009, hal itu akan mengesankan SBY panik dan kurang percaya diri.

Sabtu, 31 Juli 2010
Megawati Ketemu JK, PD Ngaku Tidak Ditinggalkan
Partai Demokrat (PD) mengaku tidak keder (takut) dengan rencana pertemuan Jusuf Kalla (JK) dan Megawati. PD juga mengaku tidak kuatir akan ditinggalkan atau berjalan sendirian dalam Pilpres 2009 mendatang. "Kita anggap pertemuan Ibu Mega dan Pak JK ini adalah pertemuan silaturahim. Ketika ada pertemuan dua pemimpin, ya tergantung kokinya mengelola agenda. Jadi jangan mentang-mentang pertemuan dua parpol, PD akan ditinggalkan, tidak juga. Kita juga lakukan hal yang sama," kata salah satu Ketua DPP PD Max Soupacua.
Sabtu, 31 Juli 2010
Calon DPD Asal Sumsel Terancam Dicoret

Salah satu anggota DPD RI asal Sumatra Selatan, Firdaus Majuri Syahid, terancam didiskualifikasi dari pencalonan. Firdaus tidak menyerahkan Rekening Dana Awal Kampanye (RDAK) hingga batas waktu penyerahan ke KPU Provinsi Sumsel.

KPU Provinsi Sumsel mengaku sudah melaporkan hal tersebut ke KPU pusat.

"Laporan mengenai masih adanya satu calon DPD yang belum menyerahkan RDAK telah difaksimilkan ke Jakarta. Kita tunggu keputusannya," ujar Anggota KPU Provinsi Sumsel Ong Berlian di kantornya, Jakabaring, Sumsel, Selasa (10/3/2009).