NO.URUT : 9
Partai Amanat Nasional
Singkatan : PAN
Asas : nonsektarian dan nondiskriminatif
Tgl Berdiri : 23 Agustus 1998
Ketua umum : Soetrisno Bachir
Sekjen : Zulkifli Hasan
Alamat : Rumah PAN, Jl. Warung Buncit Raya No. 17 Jakarta Selatan Telp. 021-7975588 Fax.021-797.5632
Website : http://www.pan.or.id
Keterangan :

Visi

Dalam hal pembangunan masyarakat, Partai Amanat Nasional mencita-citakan suatu masyarakat Indonesia yang demokratis, berkeadilan sosial, mandiri, dan cerdas. Dalam hal pemerintahan, Partai Amanat Nasional menentang segala bentuk kediktatoran, totalitarisme, dan otoriterisme, karena berlawanan dengan harkat dan martabat manusia, memasung kebebasan, dan menghancurkan hukum.

BERITA ACAK
Sabtu, 31 Juli 2010
Calon Wakil Presiden Tentukan Kemenangan

Direktur Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis, Husin Yazid, mengatakan figur calon wakil presiden bakal menjadi penentu utama kemenangan calon presiden di pemilihan presiden 2009.

Sabtu, 31 Juli 2010
Bawaslu Nilai Kepolisian Tak Bijaksana

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menyayangkan sikap penyidik Polda Metro Jaya yang mempertimbangkan penghentian penyidikan terhadap tersangka dugaan pelanggaran pidana pemilu Tifatul Sembiring. Bawaslu menilai penyidik tidak bijaksana dalam melihat kampanye terselubung yang dilakukan presiden PKS itu pada demo anti Israel 2 Januari lalu.

Sabtu, 31 Juli 2010
operasi Sembari Baca Koran

Untuk pertama kalinya, Rumah Sakit Sanglah, Bali melakukan operasi tumor otak pasien dalam keadaan sadar. Cara operasi yang dilakukan langsung pada sasaran yang dituju pun hanya membutuhkan waktu satu jam.

Sabtu, 31 Juli 2010
PKS Blora Naik Meja Hijau

Kasus dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Blora dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke pengadilan setempat. Berkas kasus itu kini telah dinyatakan P21 atau lengkap.

Sabtu, 31 Juli 2010
Panwaslu Palembang Tak Terima Dana Jangan Dibesar-besarkan

Tidak turunnya anggaran operasional dan honor anggota Panitia Pengawas (Panwas) Kota Palembang sejak November 2008 lalu hingga kini, diminta tidak dibesar-besarkan Ketua Panwaslu Sumatra Selatan.

Saat dihubungi wartawan, Jumat (06/02/2009) malam, Ketua Panwas Sumsel Ruslan Ismail, mengatakan, persoalan dana tersebut jangan dibesar-besarkan, karena muncul kesan ada pihak yang ingin mengobok-obok Panwas.