| NO.URUT : 25 | ||||||||||||||||||||||||
| Partai Damai Sejahtera | ||||||||||||||||||||||||
|
Bagi Anda yang ingin tahu lebih cepat hasil Pemilu Legislatif 2009 tidak perlu khawatir. Sebab Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah merencanakan sebuah mekanisme agar hasil pemilu telah bisa diketahui sebelum ditetapkan.
Mekanisme itu adalah dengan cara pengiriman hasil rekap perhitungan suara di Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) ke KPU pusat melalui teknologi informasi online. Nantinya panitia di KPPS akan mengirimkan rekap hasil perhitungan suara ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat kelurahan yang akan dilanjutkan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan diteruskan ke KPUD Kab/Kota.
Surat penjaringan capres Partai Golkar yang tidak ditandatangani oleh Ketua Umum Jusuf Kalla menuai kecurigaan. Pasalnya, surat yang berisi permintaan pengurus daerah untuk mengusulkan nama capres/cawapres dalam salah satu poinnya mengindikasikan untuk menutup peluang JK kembali bersanding dengan SBY.
"Ada kecurigaan di balik itu. Artinya ada perselingkuhan dalam tubuh Partai Golkar," ujar pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit kepada detikcom, Rabu (18/2/2009).
Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengusulkan agar dari tiga calon terpilih anggota legislatif, satu di antaranya adalah caleg perempuan. Usulan ini untuk mengakomodir 30 persen keterwakilan perempuan dalam parlemen.
Badan Pengawas Pemilu meminta Komisi Pemilihan Umum segera membuat peraturan berisi pedoman laporan dana kampanye. Selain masih banyak partai yang belum melaporkan, Pengawas Pemilu juga menemukan ada partai yang tidak paham kewajiban yang diatur Undang-undang No 10 Tahun 2008 tentang Pemilu itu.
Bendera partai politik menghiasi bantaran kali Banjir Kanal Barat (BKB). Ada bendera yang dipasang tinggi, dan pendek. Ada juga bendera besar maupun kecil. Bendera-bendera warna-warni itu seakan bertarung meraih simpati warga.
Warga bantaran kali kini gemar memasang atribut partai mulai dari bendera, gambar caleg, atau capres.